Oh ya, Kericuhan suporter mewarnai laga pekan ke-5 Super League 2026/27 antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10/2026) WIB. Babak kedua sempat tertunda sekitar 30 menit sebelum pertandingan kembali dilanjutkan, dan pelatih Persita, Carlos Pena, langsung menyoroti dampak besarnya bagi sepak bola Indonesia.

Insiden yang terjadi di BIS disebut bermula dari aksi pelucutan banner The Jakmania yang terpasang di stadion. Situasi kemudian memanas ketika kelompok suporter yang nggak terima mengejar pihak yang diduga jadi pemicu. Dari sana, kericuhan berkembang jadi aksi kejar-kejaran di area stadion dan mengganggu jalannya pertandingan, nih.

Usai laga, Carlos Pena menyebut kejadian itu sebagai pukulan berat bagi sepak bola Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu mengaitkan peristiwa di BIS dengan tragedi yang pernah meninggalkan luka besar di negeri ini, yakni Tragedi Kanjuruhan. Ia menegaskan bahwa kejadian serupa nggak boleh kembali terjadi dalam pertandingan sepak bola.